[Ulasan] Zankyou no Terror

Sphinx
Sphinx

Zankyou no Terror. Anime dengan cerita terorisme yang jarang saya temui. Cerita dari anime ini sangat bagus. Dan sekilas saat menontonnya saya jadi ingat beberapa anime lain seperti Mirai Nikki dan Death Note.

Cerita

Anime ini bermulai dari ledakan bom di daerah Tokyo. Aksi terorisme ini dilakukan oleh dua orang remaja, mereka menyebut dirinya Sphinx. Sebelum melakukan aksinya, mereka selalu mengunggah video dengan berisi teka-teki lokasi bom.

Dan yang memecahkan tidak lain adalah seorang detektif dari kepolisian. Semua teka-tekinya ia ambil dari cerita mitologi yunani kuno yang beberapa diantaranya disambungkan dengan kisah mitologi Jepang. Oh, iya. Di anime ini juga ada satu cewek pendiam yang kehidupannya seperti dikurung oleh ibunya, dia Lisa Mishima. Karena tidak tahan, dia kabur dari rumah dan tinggal bersama sang terorisme, tidak lain adalah Sphinx. 

Meski cerita ini sangat berat dan membuat kamu bingung akan jalan ceritanya, tapi hal ini menjadi kunci utama anime Zankyou no Terror untuk mendapat penonton yang begitu penasaran akan cerita selanjutnya. Anime ini juga bersudut pandang dari teroris, sehingga kita bisa mengetahui apa yang akan dikerjakan sang teroris untuk melancarkan aksinya.

Grafis

Sekilas, saya jadi ingat anime Aku no Hana. Meski penggambarannya masih lebih baik Zankyou no Terror. Grafis dari anime ini menurut saya sudah cukup bagus bahkan sangat bagus, digambar dengan sangat baik mendekati realita. Ada pula adegan dimana gedung runtuh, penggambaran itu menurut saya sangat menakjubkan. Desain dari sang karakter juga sudah cukup menurut saya. Namun penggambaran dari karakter Shibazaki sedikit membuat saya kecewa.

Karakter

Membuat karakter dalam cerita adalah hal yang sulit. Apalagi dituntut untuk membuatnya sesuai dengan cerita. Perlu diketahui, sifat manusia tidak mudah cepat berubah, jadi akan lucu kalau misal ada karakter yang awalnya keras kepala tahu-tahu jadi mudah diajak kompromi, kecuali kalau melalui proses yang cukup lama. Ingat, proses di sini yang membuat karakter berubah, jadi tidak instan.

Baca Juga:  [Ulasan] Inuyashiki: Last Hero

Nah, inilah yang membuat saya suka dari Zankyou no Terror. Meski memiliki sifat masing-masing dan memang di akhir cerita ada perubahan sifat, tapi hal ini sudah melalui proses panjang yang membuat suatu karakter memikirkan hal lain.

Saya ambil contoh Shibazaki, detektif yang satu ini terlihat santai dengan penampilannya, tapi nyatanya sifat terdahulunya yang tidak sabaran masih kerap muncul. Hal ini mengungkapkan kalau sang penulis masih memperhatikan detail dari suatu karakter. Tapi dari situlah Shibazaki dapat berubah, dan tentu ini melalui proses juga pengalaman.

Musik

Efek suara yang diberikan cukup membuat suasana sedikit mencekam. Lagu pembuka dan penutup saya tidak begitu mengenalnya, tapi dari penggambarannya sepertinya si pembuat ingin membuat kita merasakan penderitaan dari sang tokoh.

Kenikmatan Menonton

Saya benar-benar menikmatinya, banyak adegan yang membuat jantung berdebar dan sangat penasaran. Kita juga secara tidak langsung akan diajak untuk menebak sebuah teka-teki yang diberikan dari terorisme. Bahkan saking nikmatnya nonton, saya jadi lupa beberapa elemen kelemahan dalam anime ini, seperti penggambaran karakter Shibazaki yang membuat saya sedikit kecewa.


Penilaian

Cerita: 9
Grafis: 8
Karakter: 9
Musik: 8
Kenikmatan: 10
Keseluruhan: 8.8/10

About irzie

Seorang pengulas amatir yang ingin terus meningkatkan kemampuannya. Ada perlu? Kontak saya di twitter @irzie_

View all posts by irzie →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.