[Ulasan] Kore wa Zombie Desu ka?

Kore wa Zombie Desu ka
Kore wa Zombie Desu ka? –
(C) 2011 Kimura Shinichi, Kobuichi, Muririn/Fujimi Shobo/Kore wa Zombie Desu ka?

Kore wa Zombie Desu ka? bukanlah anime baru, ini merupakan anime lawas yang tayang pada musim dingin tahun 2011 lalu. Benar, dulu pun saya menonton dan mengikuti serinya setiap Minggu. Tapi itu sudah lama sekali.

Dan kemarin tiba-tiba saya ingin mencari tontonan asyik yang genrenya ada bumbu romansa dan sedikit komedi untuk penghilang penat yang melanda pikiran saya setiap hari. Terus, entah kenapa teringat judul Kore wa Zombie Desu ka? dan akhirnya nonton ulang juga.

Karena sudah lama sekali, jadi cerita yang saya ingat cuma satu, yaitu zombie yang tinggal bersama seorang Necromancer. Dan kebetulan saya baru nonton hingga episode 6, jadi ulasan kali ini masih sama seperti ulasan anime baru, bedanya ini tonton ulang.

Buat yang bingung, langsung saja kita bahas di bawah.

Cerita

Kore wa Zombie Desu ka? memiliki cerita tentang zombie. Benar, tepat seperti judulnya. Tapi kenapa “zombie”? Nah, jadi ceritanya ada anak SMA bernama Aikawa Ayumu yang suatu hari dia dibunuh oleh seseorang.

Seketika dia pun tergeletak, tapi muncul seorang Necromancer bernama Eucliwood Hellscythe atau biasa dipanggil Yuu yang konon dalam anime ini diceritakan sebagai penjaga alam kematian. Saat itulah Ayumu hidup kembali dan melihat Yuu ada di sampingnya. Yap, Yuu-lah yang menghidupkan Ayumu kembali namun menjadi zombie.

Dengan menjadi zombie, Ayumu pun hidup abadi. Tapi, karena tubuhnya menjadi zombie, jadi dia tidak bisa terkena paparan sinar matahari langsung. Karena bila terkena, kulitnya akan langsung terbakar.

Tetapi, dengan menjadi zombie pula Ayumu bisa menggunakan tubuhnya melebihi batas manusia. Seperti memukul suatu benda dengan kekuatan 100% hingga 500% bahkan lebih yang membuat benda tersebut terpental atau hancur.

Meski begitu, menggunakan batas kekuatan tersebut dapat menghancurkan tubuhnya. Karena meski zombie, tapi tubuhnya masihlah manusia.

Baca Juga:  [Ulasan] Zankyou no Terror

Lalu apa tujuan dari anime Kore wa Zombie Desa ka? Sebelumnya saya mengatakan kalau Ayumu dibunuh, ‘kan? Nah, dengan menjadi abadi, Ayumu berniat mencari siapa pelaku yang membunuhnya tersebut.

Grafis

Studio yang bertanggung jawab dalam produksi anime Kore wa Zombie Desu ka? adalah Studio Deen. Untuk sekelas anime lawas tahun 2011 menurut saya sudah sangat bagus.

Adegan bertarungnya juga sangat bagus. Bumbu antara komedi dan adegan seriusnya di gambar dengan pas dan tidak berlebihan. Ini dari segi grafis, ya. Soalnya untuk cerita memang terkadang ada saja yang terlalu berlebihan.

Karakter

Diawal saya mengatakan tentang genre romansa dan sedikit komedi, ‘kan? Nah, meski di segmen Cerita di atas terlihat gelap, tapi sebenarnya anime Kore wa Zombie Desa ka ini memang begenre komedi. Kalau kalian lihat gambar paling atas, di sana ada 4 orang, yaitu Aikawa Ayumu, Seraphim, Haruna, dan Eucliwood Hellscythe.

Yap, tahu-tahu jadi harem, ya? Memang menyerempet ke situ, sih. Tapi selama 6 episode pertama ceritanya masih berfokus pada Ayumu yang mencari pelaku yang membunuh dirinya.

Tapi saya tidak akan membahasa hal tersebut, karena nanti jatuhnya jadi spoiler. Saya bahas tiga karakter selain Aikawa Ayumu saja.

Eucliwood Hellscythe, Gadis Pendiam di Kore wa Zombie Desu ka?

Eucliwood Hellscythe
Eucliwood Hellscythe –
(C) 2011 Kimura Shinichi, Kobuichi, Muririn/Fujimi Shobo/Kore wa Zombie Desu ka?

Eucliwood Hellscythe atau biasa dipanggil Yuu (Dari kata “Eu” di Eucliwood) ini adalah seorang Necromancer. Dialah yang membangkitkan Ayumu menjadi zombie. Tapi, ternyata Yuu tidak bisa berbicara.

Lebih tepatnya dia tidak ingin berbicara. Karena setiap ucapannya memiliki kekuatan yang maha dahsyat. Makanya dia selalu memegang kertas dan pulpen untuk berkomunikasi dengan cara menulis apa yang ingin diucapkannya pada orang lain.

Bukan hanya itu, Yuu juga tidak boleh berekspresi. Jadi mukanya selalu datar tanpa emosi, karena emosi dan ucapannya seperti yang sebutkan sebelumnya, yaitu memiliki kekuatan luar biasa.

Baca Juga:  [Ulasan] Sword Art Online II - Phantom Bullet

Oh iya, di anime ini suka ada adegan di mana Aikawa Ayumu berfantasi kalau Yuu bisa berbicara dengan imut. Nah, tiap episode saat adegan tersebut ternyata seiyuu atau pengisi suaranya berbeda-beda.

Untuk seiyuu utama dari Yuu sendiri adalah Tukimiya Midori. Dan berikut beberapa nama Seiyuu yang pernah mengisi suarakan Yuu.

  • Episode 1: Mitsuishi Kotono
  • Episode 2: Kanai Mika
  • Episode 3: Kaneda Tomoko
  • Episode 4: Minaguchi Yuuko
  • Episode 5: Koorogi Satomi
  • Episode 6: Tange Sakura

Karena saya baru menonton hingga episode 6, jadi daftar di atas baru saya sebutkan 6 saja. Nanti akan di update di lain kesempatan.

Haruna si Gadis Penyihir di Kore wa Zombie Desu ka?

Haruna
Haruna –
(C) 2011 Kimura Shinichi, Kobuichi, Muririn/Fujimi Shobo/Kore wa Zombie Desu ka?

Dari awal memang saya tidak pernah menyinggung karakter lain. Soalnya saya memang hanya ingin fokus ke zombie, yaitu Aikawa Ayumu sendiri.

Tapi, agar semakin lengkap, jadi saya beri tahu karakter lain, salah satunya Haruna si Gadis Penyihir dari dimensi lain. Senjatanya adalah Chainsaw dan memiliki nama Miystletainn.

Haruna sendiri datang ke bumi untuk membasmi monster yang disebutnya Megalo. Tapi siapa sangka saat bertemu Ayumu, kekuatan sihirnya menghilang dan akhirnya tinggal bersama Ayumu karena tidak bisa pulang.

Keberadaan Haruna memang tidak berkaitan dengan kepentingan Ayumu yang mencari pelaku pembunuhnya. Tapi nanti masuk episode 6, Ayumu benar-benar membutuhkan kekuatan Haruna untuk melakukan sesuatu.

Benar, “kekuatan”. Bisa dibilang sihirnya, bukan Harunya-nya. Dan selain Gadis Penyihir, ada pula karakter lain, yaitu ninja.

Seraphim si Ninja Vampir di Kore wa Zombie Desu ka?

Seraphim
Seraphim –
(C) 2011 Kimura Shinichi, Kobuichi, Muririn/Fujimi Shobo/Kore wa Zombie Desu ka?

Yap, dia adalah Ninja Vampir bernama Seraphim. Tidak banyak yang bisa saya katakan, karena dari awal dia datang hanya bertujuan untuk menjadi pelayannya Yuu. Tapi karena ditolak, jadi dia ikut tinggal bersama Aikawa Ayumu agar bisa bersama Yuu.

Baca Juga:  [Ulasan] Tsurune: Kazemai Koukou Kyuudoubu

Sama seperti Haruna, Seraphim memang belum terlihat menjadi karakter penting. Bisa dibilang mereka hanya karakter pendukung agar suasanya tidak gelap terus.

Sebenarnya masih ada karakter lain, tapi saya tahan dulu, biar nanti saya ceritakan di kesempatan yang lain.

Musik

  • Lagu Pembuka: Ma Ka Se Te Tonight 「魔・カ・セ・テ Tonight」 oleh Nomizu Iori
  • Kizuite Zombie-sama, Watashi wa Classmate desu 「気づいてゾンビさま、私はクラスメイトです」 oleh Yamaguchi Rie dan Manzo

Kesan lagu pembukanya pas sekali dengan cerita yang gelap. Seakan memperlihatkan kalau anime Kore wa Zombie desu ini isinya banyak adegan bertarungnya.

Sedangkan lagu penutupnya kebalikannya, ceria dan kocak. Jadi kelihatan kalau anime ini bukan hanya memperlihatkan cerita yang serius, tapi ada juga komedinya.

Efek suara baik saat bertempur atau melawak pun pas. Dan untungnya sang direktur tahu kapan saat serius dan kapan saat melawak. Jadi tidak bosan dengan disuguhkan cerita yang begitu saja.

Kenikmatan Menonton

Spoiler dikit, kelihatannya sih dari yang saya tonton, arc pertama berakhir di episode 6. Dan masuk episode 7 kayaknya bakal memiliki cerita baru lagi.

Nah, dari episode satu hingga enam ini jujur saya menikmatinya. Dari awal saja benar-benar penasaran siapa pelaku yang dicari Aikawa Ayumu ini? Dan akhirnya terjawab di episode 6.

Buat yang sedang mencari anime dengan genre komedi romantis tapi diselingi banyak adegan pertempuran, bisa saya sarankan untuk menonton Kore wa Zombie Desu ka?


Penilaian
Overall
8.2/10
8.2/10
  • Cerita - 9/10
    9/10
  • Grafis - 8/10
    8/10
  • Karakter - 7/10
    7/10
  • Musik - 8/10
    8/10
  • Kenikmatan - 9/10
    9/10
Sending
User Review
0/10 ( votes)

About irzie

Seorang pengulas amatir yang ingin terus meningkatkan kemampuannya. Ada perlu? Kontak saya di twitter @irzie_

View all posts by irzie →

6 Comments on “[Ulasan] Kore wa Zombie Desu ka?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.