3 Episode Pertama Yowamushi Pedal di Global TV

Tachibana Aya dan Kanzaki Miki
Tachibana Aya dan Kanzaki Miki

Sudah tiga hari Yowamushi Pedal tayang di Global TV setiap pukul 5 sore. Dan saat menontonnya saya jadi ingin mengulasnya. Karena berbagai hal, ulasan kali ini saya lebih ke memperlihatkan beberapa hal yang ingin saya beri tahu pada penonton setia anime, apalagi yang baru tayang di GTV ini.

Cerita Tentang Yowamushi Pedal

Sebelumnya akan saya beri tahu sedikit cerita tentang anime ini. Jadi ini bercerita tentang Onoda yang maniak anime (otaku), yang setiap minggu selalu pergi ke Akibahara menggunakan sepeda ibu-ibu (yang ada keranjangnya) sejauh 90km sudah termasuk kembali ke rumah.

Jadi intinya pas mau berangkat naik sepeda, Sakamichi Onoda lewat jalur menanjak dan digowes dengan santai tanpa kelelahan. Terus ketemu Shunsuke Imaizumi yang adalah pembalap sepeda. Imauzumi kaget lihat Onoda bisa seperti itu, karena enggak terima. Terus tahulah bagaimana lanjutnya? Yap, mereka bertanding sepeda.

Karena tayang di TV, jadi anime ini di dubbing Bahasa Indonesia. Hanya lagu pembuka, penutup, dan lagu sisipan saja yang masih asli. Di episode pertama dan kedua, suaranya enggak sinkron sama videonya. Nontonnya jadi agak enggak enak, gitu. Untuk Onoda jujur suara pas dan bagus. Tapi buat Imaizumi kok agak aneh, ya?

Adegan yang Hilang

Selain itu, ada beberapa adegan yang tidak ditayangkan. Terutama di episode dua yang hampir tiga menit durasi adegan dihilangkan.

Berikut beberapa adegan yang dihilangkan di episode 2:

Tachibana Aya saat membaca kertas yang dijatuhkan Imaizumi
Tachibana Aya saat membaca kertas yang dijatuhkan Imaizumi

Ini adalah adegan saat Tachibana Aya dan Kanzaki Miki bertemu dengan Shunsuke Imaizumi, tapi secara tidak sengaja Imaizumi menjatuhkan kertas brosur dari klub anime yang diberikan oleh Sakamichi Onoda saat bertemu di atap sekolah sebelumnya.

Imaizumi yang dikira mau masuk klub anime
Imaizumi yang dikira mau masuk klub anime

Imaizumi yang sedikit gelagapan karena dikira mau masuk klub anime, padahal Miki sendiri tahu kalau Imaizumi harusnya masuk klub sepeda, makanya Miki di sini agak kaget pas lihat kertas brosur yang jatuh dari kantungnya Imaizumi.

Bengkel milik keluarga Kanzaki
Bengkel milik keluarga Kanzaki

Ini adalah bengkel miliki keluarga Kanzaki, lebih tepatnya bengkel sepeda. Makanya Miki tahu banyak permasalahan mengenai sepeda. Apalagi dia juga mau mendaftar jadi manajer di klub sepeda.

Baca Juga:  Lagu "Mungkin Nanti" Versi Jepang Ditulis Ulang Hiroaki Kato

Selain beberapa adegan di atas, ada juga adegan lain di episode 3 yang tayang tadi sore kalau tidak salah ada dialog yang hilang. Kalau enggak salah:

“Jadi dia setiap minggu bersepeda ke Akiba yang berjarak 90km?”

Nah, tapi di global tv enggak ada. Pas dicek versi Jepangnya ternyata pas dialog itu adegannya memang enggak ada alias dihilangkan.

Onoda yang hendak pergi Akihabara dengan sepeda
Onoda yang hendak pergi Akihabara dengan sepeda

Penayangan yang Sedikit Terlambat

Oh, iya. Lagu penutup dipercepat, sehingga bagian cuplikan diakhir tidak ditayangkan. Selain itu, jadwal tayang yang tidak tepat dari seharusnya. Tadi saja hampir jam 5.07 baru tayang.

Tapi saya suka stasiun TV lokal melisensi Yowapeda. Bagaimana tidak, ini anime yang mengudara musim gugur 2013 dan berjumlah 38 episode. Mudah-mudahan season berikutnya pun ditayangkan. Gara-gara ini saya jadi nonton yang versi Jepangnya, meski baru tujuh episode, sih.

Jangan lupa kalian juga nonton setiap hari jam 5 sore di Global TV.

About irzie

Seorang pengulas amatir yang ingin terus meningkatkan kemampuannya. Ada perlu? Kontak saya di twitter @irzie_

View all posts by irzie →

10 Comments on “3 Episode Pertama Yowamushi Pedal di Global TV”

  1. Kacrut bgt yang punya global,katanya Hari Tanoe idealis?? Mw ngbangun bangsa.Tp acaranya sbagian aja yg mutu sisanya sampah aja.Aku Anak Indonesia,Yowamushi pedal,si Doel cm numpang lewat. Anak Jalanan,7 manusia harimau yg absurd dpertahanin. KPAI jg payah ngmg doang ga bs brtindak.

    1. Haha, saya juga kaget. Senin berikutnya langsung ngilang. Gk tau apanya yg salah. Gk lulus sensor kali, tapi kayaknya harusnya lulus deh. Gk begitu ekstrim-ekstrim amat soalnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.